Beginilah Prosedur Adopsi Anak di Indonesia

Mempunyai anak merupakan dambaan bagi pasangan suami istri yang baru saja menikah. Sayangnya tidak semua pasangan tersebut langsung dikaruniai momongan pasca menikah. Dikarenakan hal itulah, timbul inisiatif dari berbagai kalangan mengenai prosedur adopsi anak yang bertujuan memancing sang istri untuk hamil. Nah, tentunya tidak semua anak langsung bisa diadopsi. Lalu bagaimana ketentuan untuk mengadopsi seorang anak. Berikut akan dibahas detail prosedurnya.

Prosedur adopsi anak di Indonesia mengacu pada Keputusan Menteri Sosial RI No 41/HUK/Kep/VII/1984 tentang petunjuk pelaksanaan perizinan pengangkatan anak. Pertama, pasangan yang hendak mengadopsi anak harus berusia minimal 25 tahun dan maksimal 45 tahun. Syarat kedua, pasangan tersebut harus berusia pernikahan minimal 5 tahun disertai surat keterangan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak memungkinkan untuk memiliki momongan menurut dokter atau hanya memiliki anak angkat tetapi belum memiliki anak kandung. Syarat yang ketiga, pasangan tersebut harus memiliki kondisi keuangan yang mapan dan memadai bagi anak angkat. Jangan sampai karena prosedur ini tidak terpenuhi, kasus Angeline, gadis berusia 8 tahun yang mati dianiaya ibu angkat terjadi berulang kali. Syarat keempat, pasangan harus menyertakan surat persetujuan dari negara asal apabila pasangan tersebut merupakan WNA.

Syarat prosedur adopsi anak selanjutnya, kelima, yaitu pasangan melampirkan surat pernyataan berkelakuan baik dari kepolisian dan surat keterangan sehat dari dokter baik sehat jasmani maupun rohani. Syarat keenam, pasangan telah menetap di Indonesia minimal tiga tahun, khusus bagi calon pengadopsi anak yang berstatus WNA. Ketujuh, sang pasangan harus sudah merawat calon anak yang akan diadopsi tersebut minimal 6 bulan apabila anak tersebut masih bayi, dan minimal setahun apabila anak tersebut berusia 3-5 tahun. Delapan, pasangan suami istri tersebut memberikan pernyataan bahwa tujuan adopsi anak hanya untuk kepentingan kesejahteraan sang anak. Terakhir, adopsi anak tidak hanya ditujukan bagi pasangan suami istri, tetapi boleh dilakukan seorang pria atau wanita lajang melalui agen bola yang sedang membuat acara amal dan apabila memiliki motivasi untuk merawat anak asuh tersebut. Tentunya tidak hanya motivasi, tetapi kemampuan dalam melengkapi keseluruhan prosedur adopsi anak.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *