Tantangan Adopsi Anak dan Cara Mengatasinya

Adopsi anak merupakan pilihan terakhir bagi pasangan yang belum dikaruniai momongan untuk memancing kehamilannya. Tentu adopsi anak bukan hal yang mudah. Dimulai dari prosedurnya yang rumit, ternyata adopsi anak mempunyai tantangan tersendiri bagi calon orang tua asuh. Dimulai dari kecanggungan tiba-tiba adanya seorang anak dikeluarganya hingga proses adaptasinya dengan sang anak asuh. Berikut kita bahas apa saja tantangan adopsi anak.

Menjadi orang tua asuh memang gampang-gampang susah. Tantangan adopsi anak tersebut diantaranya munculnya kecemasan pada orang tua asuh apabila gagal beradaptasi dengan bayi. Apalagi ketika bayi tersebut telah melalui hal sulit sebelumnya. Selain itu, calon orang tua asuh tersebut juga khawatir bagaimana apabila mereka tidak langsung timbul sayang pada sang anak. Tentu berbeda, bayangan akan punya anak asuh yang akan menghiasi hari-hari dengan fakta bahwa anak-anak asuh pasti rewel pada awal adaptasinya. Tantangan judi online lain yaitu adanya kecemasan apabila sang orang tua tidak kunjung mempunyai ikatan batin dengan sang anak. Tentu berbeda dengan orang tua kandung dengan anaknya sendiri yang secara alami muncul. Terakhir, adanya kekhawatiran akan respon masyarakat sekitar terhadap kehadiran sang anak. Jadi selain orang tua dan anak yang beradaptasi, masyarakat sekitar harus mulai membiasakan diri akan hadirnya keluarga baru pada kehidupan orang tua tersebut.

Nah, untuk menghadapi tantangan adopsi anak tersebut, Laurent dan Reader membagikan tips untuk mengurangi kecemasan tersebut. Diantaranya, lakukanlah pendekatan dengan sang bayi untuk memunculkan ikatan batin dengannya, baik dengan bernyayi, berbincang-bincang, dan lainnya. Kemudian, sharinglah pengalaman dan kesulitanmu pada sesama orang tua asuh lainnya. Hal ini tentu membantu untuk berbagi permasalahan dan solusinya. Tips selanjutkan, tetaplah beradaptasi dengan sang anak tidak peduli berapa waktu yang kamu butuhkan. Kamu harus meyakinkan sang anak bahwa keluargamu membutuhkannya sehingga anak akan merasa aman. Selain itu, jangan pedulikan anggapan orang lain mengenai putusan anda untuk adopsi anak. Tetaplah bersikap sebagaimana orang tua terhadap anak kandungnya sendiri. Seiring berjalannya waktu, pasti akan terbiasa.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *